Bagaimana Ciri-Ciri Guru
yang Kreatif dan Profesional Itu ?
Sekolah sebagai salah satu kekuatan besar dalam menciptakan agen perubahan perlu ditangani oleh guru-guru yang andal. Sekolah memerlukan guru-guru yang berkualitas, profesional dan mempunyai visi yang jauh akan perkembangan sumber daya manusia yang akan datang. Dengan demikian, seorang guru itu dapat menjadikan mereka sebagai generasi rahmatan lil’alamin. Merekapun akan menjadi manusia-manusia berkualitas, unggul, dan berdaya tahan tinggi dalam menghadapi perubahan.
Anak-anak adalah calon pewaris bangsanya. Dalam proses transfering values and knowledge, guru yang baik senantiasa mengajar dan berkomunikasi kepada anak-anak, dan sekadar berkomunikasi terhadap mereka.
Dengan demikian, seorang guru harus memilliki kreatifitas dan profesionalisme yang tinggi. Di bawah ini akan di paparkan 11 ciri guru yang kretaif dan profesionalisme, yaitu sebagai berikut :
1. Fleksibel
Dibutuhakan guru yang tidak kaku, luwes, dan dapat memahami kondisi anak didik, memahami cara belajar mereka, serta mampu mendekati anak didik melalui berbagai cara sesuai kecerdasan dan potensi masing-masing anak.
2. Optimistis
Keyakinan yang tinggi akan kemampuan pribadi dan keyakinan akan perubahan anak didik ke arah yang lebih baik melalui proses interaksi guru-murid yang fan akan menumbuhkan karakter yang sama terhadap anak tersebut.
3. Respek
Rasa hormat yang senantiasa ditumbuhkan di depan anak didik akan dapat memicu dan memacu mereka untuk lebih cepat tidak sekadar memahami pelajaran, namun juga pemahaman yang menyeluruh tentang berbagai hal yang dipelajarinya.
4.Cekatan
Anak-anak berkarakter dinamis, aktif, eksploratif, ekspresif, kreatif, dan penuh inisiatif. Kondisi ini perlu diimbangi oleh Anda sebagai pengajarnya sehingga Anda mampu bertindak sesuai kondisi yang ada.
5. Humoris
Menjadi guru killer? Anak-anak malah takut kepada Anda dan tidak mau belajar. Meskipun tidak setiap orang mempunyai sifat humoris, sifat ini dituntut untuk dimiliki seorang pengajar. Karena pada umumnya, anak-anak suka sekali dengan proses belajar yang menyenangkan, termasuk dibumbui dengan humor. Secara tidak langsung, hal tersebut dapat membantu mengaktifkan kinerja otak kanan mereka.
6. Inspiratif
Meskipun ada panduan kurikulum yang mengharuskan semua peserta didik mengikutinya, guru harus menemukan banyak ide dari hal-hal baru yang positif di luar kurikulum. Ia dapat membuat anak didik terinspirasi untuk menemukan hal-hal baru dan lebih memahami informasi-informasi pengetahuan yang disampaikan gurunya.
7. Lembut
Di mana pun, guru yang bersifat kasar, kaku, atau emosional, biasanya mengakibatkan dampak buruk bagi peserta didiknya, dan sering tidak berhasil dalam proses mengajar kepada anak didik. Pengaruh kesabaran, kelembutan, dan rasa kasih sayang akan lebih efektif dalam proses belajar mengajar dan lebih memudahkan munculnya solusi atas berbagai masalah yang muncul.
8. Disiplin
Disiplin disini tidak hanya soal ketepatan waktu, tapi mencakup berbagai hal lain. Sehingga, guru mampu menjadi teladan kedisiplinan tanpa harus sering mengatakan tentang pentingnya disiplin. Contoh, disiplin dalam waktu, menyimpan barang, belajar, dan sebagainya. Dengan demikian, akan timbul pemahaman yang kuat pada anak didik tentang pentingnya hidup disiplin.
9. Responsif
Ciri guru yang profesional, antara lain cepat tanggap terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, baik pada abak didik, budaya, sosial, ilmu pengetahuan maupun teknologi, dan lain-lain.
10. Empatik
Setiap anak mempunyai karakter yang berbeda-beda, cara belajar dan proses penerimaan, serta pemahaman terhadap pelajaran pun berbeda-beda. Oleh karena itu, seorang guru dituntut mempunyai kesabaran lebih dalam memahami keberagaman tersebut sehingga bisa lebih memahami kebutuhan-kebutuhan belajar mereka.
11. Nge-Friend
Jangan membuat jarak yang lebar dengan anak didik hanya karena posisi Anda sebagai guru. Jika kita dapat menjadi teman mereka akan menghasilkan emosi yang lebih kuat daripada sekadar hubungan guru-murid. Sehingga, anak-anak akan lebih mudah beradaptasi dalam menerima pelajaran dan bersosialisasi dengan lingkungannya
Itulah 11 ciri guru yang kreatif dan profesional, yang dikutip dari buku “Kenapa Guru Harus Kreatif?” Karya Andi Yudha Asfandiyar, Penerbit Dar! Mizan.
By
Asep Kurnia
Bandung, Januari 2011